Pemkab Kayong Utara Salurkan PMT untuk 42 Balita Terindikasi Stunting di Desa Harapan Mulia

Pemkab Kayong Utara Salurkan PMT untuk 42 Balita Terindikasi Stunting di Desa Harapan Mulia

Media CenterKU – Dalam upaya menekan angka stunting sekaligus meningkatkan status gizi anak, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara melalui Bidang Ketahanan Pangan menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 42 balita terindikasi stunting di Desa Harapan Mulia, Kecamatan Sukadana. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Harapan Mulia, Senin pagi, pukul 08.00 WIB hingga selesai.

PMT yang dibagikan terdiri dari paket berisi dua bungkus kacang hijau (1,8 kg), telur, dan susu bubuk 400 gram. Program ini bersumber dari anggaran APBD Tahun 2025 sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam percepatan penurunan stunting di Kayong Utara.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara, Sri Astuti, menegaskan bahwa persoalan gizi masih menjadi tantangan nasional dan perlu ditangani secara terarah mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. 

“Indonesia masih menghadapi masalah gizi, terutama stunting dan anemia. Kasus ini banyak terjadi pada anak usia di bawah dua tahun sehingga perlu dukungan gizi yang baik sejak ibu mempersiapkan kehamilan hingga anak tumbuh,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan PMT di Desa Harapan Mulia merupakan wujud komitmen pemerintah daerah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara, dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

“Melalui PMT ini, kami ingin memastikan bahwa balita yang terindikasi stunting mendapatkan asupan gizi tambahan yang cukup. Ini langkah nyata pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas kesehatan anak-anak kita,” tambah Sri Astuti.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Harapan Mulia serta para kader Posyandu setempat yang selama ini aktif memantau perkembangan balita. Pemerintah desa menyambut baik program tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat berkelanjutan.

Sri Astuti berharap intervensi gizi ini dapat membantu memperbaiki kondisi balita agar tumbuh lebih sehat.

“Harapan kami, bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh orang tua. Ini bukan sekadar bantuan pangan, tetapi investasi untuk masa depan anak,” katanya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi penurunan angka stunting di Kayong Utara, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga di tingkat desa. (Diskominfo)

INSTAGRAM FEED