Media CenterKU - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menunjukkan komitmennya dalam mendukung Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, salah satu langkah nyata adalah berkomitmen penuh mendukung adanya pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat miskin dan kelompok rentan melalui pendidikan informal yang partisipatif, inklusif, serta berbasis kearifan lokal.
Wakil Bupati Kayong Utara di dampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (SP3APMD), Andri Candra melakukan koordinasi ke Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Senin (19/01/2026).
"Dalam kesempatan ini kami menyerahkan proposal usulan pembangunan Sekolah Rakyat yang sudah beberapa kali mengalami perbaikan berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalbar yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Provinsi Kalimantan Barat," ujar Amru.
Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari hadir langsung menunjukan komitmen penuh Pemda Kayong Utara dalam pembangunan sekolah rakyat serta memastikan proposal yang di sampaikan benar telah sesuai dengan apa yang di syaratkan oleh Kementrian Sosial RI melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat seperti dukungan Pemda yang tertuang dalam Administrasi surat dukungan kesiapan lahan yang clean n clear serta sarana prasarana penunjang lainnya. Menurutnya pembangunan Sekolah Rakyat akan terealisasi pada tahap ke 3 tahun 2026-2027.
Dalam kesempatan itu, Andri Candra juga menyampaikan banyak hal mulai dari koordinasi berkaitan masalah penanganan orang terlantar (OT) dan bantuan untuk bencana baik dari Kementrian Sosial RI dan Pemerintah Provinsi yang di sampaikan ke Daerah melalui Pemerintah Provinsi.
"Kami tentunya terbantukan sekali selama ini Pemerintah Provinsi sudah maksimal dalam memberikan bantuan ke Pemda Kabupaten Kayong Utara, kami sangat berterima kasih sekali dan berharap di tahun 2026 ini juga akan sama bantuan (Baperstock) yang akan kami terima," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kadis Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Raminuddin menyampaikan program ini akan dilaksanakan secara bertahap di setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dengan tujuan memutus rantai kemiskinan dan mencetak generasi penerus yang unggul.
"Hasil audiensi ini akan disampaikan kepada Menteri Sosial RI. Semoga program ini menjadi harapan baru dalam memberikan pendidikan gratis bagi keluarga prasejahtera di Indonesia," ujarnya.(Diskominfo)





Komentar
Tuliskan Komentar Anda!