Media CenterKU – Kabupaten Kayong Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui keberhasilan Program Kampung Iklim (Proklim). Kepala Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup, Yuni Kusumadewi, menyampaikan sambutannya dalam acara Penyerahan Penghargaan Program Kampung Iklim Tahun 2024 yang diadakan di Gedung Aula Istana Rakyat, Selasa (17/12).
Yuni mengungkapkan bahwa Program Kampung Iklim merupakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang melibatkan partisipasi masyarakat untuk mengurangi emisi. Dalam kurun waktu 2018–2024, Kayong Utara berhasil menetapkan 51 Kampung Iklim, yang tersebar di 41 desa.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan mitra seperti instansi tingkat provinsi dan pusat, LSM bidang lingkungan, universitas, serta pelaku usaha," ujar Yuni Kusumadewi.
Yuni juga memaparkan capaian Proklim selama beberapa tahun terakhir. Pada 2024 saja, terdapat 28 desa yang ditetapkan sebagai Kampung Iklim, dengan 1 desa meraih predikat Proklim Utama, 26 Proklim Madya, dan 1 Proklim Pratama. Kabupaten Kayong Utara pun menerima apresiasi nasional sebagai Pembina Proklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2020 dan 2022.
"Ini adalah bukti nyata bahwa Kayong Utara mampu menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan hidup, baik di tingkat lokal maupun nasional," tambahnya.
Untuk mendukung keberhasilan Proklim, sejumlah pembinaan telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Beberapa di antaranya:
1. Mengadakan mesin pompa air dan sumur bor di Proklim Utama Desa Pulau Kumbang (tahun 2019);
2. Pembuatan demplot pembukaan lahan tanpa bakar dan bantuan bibit tanaman sebanyak 170 batang di lokasi eks karhutla Desa Pulau Kumbang (tahun 2021);
3. Memberikan bantuan 2 buah tangki semprot dan 24 bungkus bibit sayuran dan pupuk 20 kg pada demplot Proklim Utama Dusun Sawah Desa Sedahan Jaya dan Proklim Madya Dusun Sukorejo Desa Podorukun;
4. Mengadakan bibit ikan 7000 ekor dan pakan 150 kg serta 12 bungkus benih sayuran kepada Proklim Madya Desa Pampang Harapan dan 10 kg pupuk (tahun 2021);
5. Mengadakan penanaman bersama eks Karhutla di Bukit Merindu Dusun Pematang Baros Desa Riam Berasap Jaya Kecamatan Sukadana (tahun 2023);
6. Mengadakan papan informasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di 4 Kecamatan (tahun 2023 – 2024);
7. Memberikan bantuan 3 tangki semprot dan 37 bungkus benih sayuran bagi peraih Proklim Utama Tahun 2023 dan 2024.
Acara ini dihadiri oleh 80 peserta yang terdiri dari instansi terkait, camat, kepala desa, dan pendukung Proklim. Di akhir sambutannya, Yuni Kusumadewi memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para camat, kepala desa, dan seluruh peserta yang telah hadir dan mendukung pelaksanaan Program Kampung Iklim. Semoga prestasi ini terus berlanjut di masa mendatang," tutupnya.(Diskominfo)





Komentar
Tuliskan Komentar Anda!