Media CenterKU- Menyikapi Permasalahan masih banyaknya Sekolah-Sekolah di Kayong Utara yang masih tak terjamah Akses internet atau Blankspot, Pemerintah Daerah, melalui, Dinas Pendidikan Kayong Utara , menandatangani Nota Kesepahaman dengan lembaga SEAMOLEC, mencoba untuk memecahkan permasalahan tersebut.
Seperti yang Dikatakan, Rahadi Usman , Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, kerjasama tersebut diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan Blankspot beberapa sekolah di Kayong Utara.
" kami kemaren melalui , Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Barat, (BPMP) Provinsi Kalimantan Barat, melakukan kerjasama dengan organisasi Seamolec yang salah satunya bergerak di bidang pendidikan, terutama membantu satuan-satuan pendidikan yang masih belum sama sekali merasakan akses internet " jelas Rahadi.
Dirinya lantas mengatakan, bahwa hal tersebut merupakan Komitmen pemeritah untuk membuka isolasi-isolasi daerah-daerah di kayong utara yang masih minim dari jangkauan internet.
" Mereka menyiapkan alat, untuk daerah-daerah yang sama sekali tidak terakses oleh internet, kami dinas pendidikan dan masyarakat kayong utara juga mengetahui, masih banyak daerah-daerah yang belum tersentuh internet" jelasnya.
Lanjutnya lagi.
" Dan ini salah satu langkah kami, pemerintah melalui dinas pendidikan kayong utara, mencoba untuk bekerjasama dengan Seamolek ini, dan alhamdulillah kemarin kita sudah melakukan kerjasama itu " sambungnya.
Rahadi juga menjelaskan, kedepan pihaknya akan mengatur jadwal sosialisasi pihak organisasi di tiap-tiap sekolah yang masih terisolasi internet.
" Pada dasarnya , mereka ( seamolek ) siap turun ke seluruh titik yang masih minim akses internet, melakukan sosialisasi, dan mendemokan peralatan internet mereka di lapangan, tinggal kami dinas pendidikan yang mengatur jadwal sosialisasinya " tukasnya ( Jlz/B)





Komentar
Tuliskan Komentar Anda!