MediaCenterKU– Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) serta penggunaannya bagi seluruh kepala sekolah SMP/MTs se-Kabupaten Kayong Utara, bertempat di Aula SMP Negeri 1 Sukadana, Selasa, 27/5/2025.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam mengelola administrasi sekolah secara digital.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kayong Utara, Rahadi Usman, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan meningkatkan kompetensi manajerial kepala sekolah.
"Pelayanan TTE ini menjadi bentuk dukungan kami agar kepala sekolah lebih efektif dalam mengelola administrasi sekolah, sekaligus memanfaatkan teknologi untuk efisiensi waktu," ujarnya.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kayong Utara, Mokhamad Jabir, menegaskan bahwa pengaplikasian TTE pada administrasi sekolah, termasuk ijazah tahun ajaran 2024/2025, bersifat opsional.
"Sekolah bisa memilih antara metode manual atau elektronik, sesuai kesiapan masing-masing. Namun, untuk pembuatan TTE, kami wajibkan sebagai langkah awal bagi sekolah yang sudah siap menerapkan ijazah elektronik," jelas Jabir.
Sebanyak 44 sekolah tingkat SMP/MTs di Kayong Utara menjadi sasaran program ini. Kasi Infrastruktur, Teknologi, dan Persandian Dinas Kominfo Kayong Utara, Indra Wahyudi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan pelayanan terbaik.
"Kami berkomitmen mendukung penuh digitalisasi pendidikan dengan menyediakan layanan TTE yang optimal bagi seluruh sekolah," tegas Indra.
Program ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan Kayong Utara, sekaligus mempermudah proses administrasi sekolah. Dengan adanya TTE, diharapkan kepala sekolah dapat lebih fokus pada peningkatan mutu pendidikan tanpa terbebani proses administratif yang rumit. (Diskominfo)





Komentar
Tuliskan Komentar Anda!