Dinkes KB KKU sosialisasikan Advokasi Percepatan ODF dan Diseminasi Hasil Studi EHRA 2023.

Dinkes KB KKU sosialisasikan Advokasi Percepatan ODF dan Diseminasi Hasil Studi EHRA 2023.

MediaCenterKU- Demi percepatan pencapaian Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana ( DinkesKB ) Kayong Utara, lakukan Sosialisasi Advokasi Percepatan , Open Defecation Free (ODF) dan Deseminasi Hasil Studi, Environmental Health Risk Assessment ( EHRA ) 2023.

Seperti yang dikatakan Kepala Dinas DinkesKB , dr. Maria Fransisca Antonelly ,  Maksud kegiatan Advokasi dan Koordinasi , Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tersebut, sebagai upaya saling koordinasinya antara Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan untuk menyusun  strategi dan tahapan penyelenggaraan STBM.

" Kami berharap, pelaksanaan STBM  di daerah bisa dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi, mulai tingkat Provinsi, Kabupaten atau Kota, Kecamatan , dan sampai ke  tingkat Desa " ucap wanita yang juga pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin 1 tersebut.

Ia lantas berharap Komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan sumber daya yang akan tertuang didalam Penganggaran APBD kayong utara, untuk melaksanakan Program STBM terutama upaya peningkatan kebutuhan masyarakat menuju perubahan Perilaku yang Higenis dan saniter , serta upaya peningkatan dan pengembangan strategi percepatan pencapaian desa atau kelurahan untuk stop buang air besar sembarangan (SBS) dengan sarana sanitasi yang layak dan aman.

" harapannya, karena tadi kita juga mengundang, dari lintas sektor, baik dari dinas Pekerjaan Umum, dinas Perkim LH, juga mengundang para kepala desa, kepala puskesmas, kita sama - sama bergotong memberikan kesadaran ke masyarakat, mengenai, pentingnya ODF ini, dan sama-sama berupaya, sesuai kewenangan masing - masing. Mungkin contohnya, seperti di kesehatan, kita kewenangannya memberikan pemicuan, untuk merubah pola pikir, menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kebersihan, dan gaya hidup sehat. Tetapi, bagaimana penyediaan sarana prasarananya, jamban yang layak dan  memenuhi standar, tentu ini harus bergandengan tangan dengan sektor-sektor lain, baik OPD maupun dapat saja pihak swasta " tukasnya (jlz/B)

INSTAGRAM FEED