Media CenterKU– Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Kayong Utara bersama Tim Penggerak PKK setempat menggelar kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan PIK Remaja dalam rangka edukasi penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.
Acara ini menghadirkan narasumber dari Duta Generasi Berencana Kabupaten Kayong Utara (GenRe), Alif Fatir Naba dan Tris Nani Setio Budi, untuk memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi, gizi, dan perencanaan masa depan remaja.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas Forum GenRe dan pengelola PIK Remaja dalam memberikan edukasi kepada remaja usia 15-19 tahun. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan anemia, kesehatan reproduksi (kespro), serta pentingnya perencanaan pendidikan, karir, dan pernikahan.
"Remaja harus terhindar dari seks sebelum nikah, pernikahan dini, dan penyalahgunaan NAPZA agar bisa melewati lima transisi kehidupan dengan baik," tegas Alif Fatir Naba dalam pemaparannya.(19/5)
Kegiatan ini mengadopsi pendekatan peer educator (pendidik sebaya) dan peer counselor (konselor sebaya) di PIK-R, serta penguatan peran keluarga melalui Bina Keluarga Remaja (BKR).
"PIK-R adalah wadah ramah remaja, dikelola oleh dan untuk remaja, guna memberikan akses informasi kesehatan reproduksi," jelas Tris Nani Setia Budi
Output yang diharapkan adalah terbentuknya remaja GenRe yang mampu melewati lima transisi kehidupan: hidup sehat, melanjutkan pendidikan, berkarir, berperan di masyarakat, dan membangun keluarga berkualitas.
"Kami ingin remaja merencanakan masa depan dengan matang, termasuk reproduksi sehat," tambah Ketua TP PPK Kabupaten Kayong Utara,Tengku Mardiana Romi Wijaya.
Kegiatan ditutup dengan komitmen peserta untuk menyebarluaskan materi ke remaja lain. Diharapkan, program ini dapat mendukung Proyek Prioritas Nasional Pembinaan PIK-R dan menekan angka stunting serta pernikahan dini di Kayong Utara. (Diskominfo)





Komentar
Tuliskan Komentar Anda!