Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Kadisdik Rahadi: Persentase PPDB Naik 20% Tahun Ini

Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Kadisdik Rahadi: Persentase PPDB Naik 20% Tahun Ini

Media CenterKU - Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Kepala Dinas Rahadi Usman meninjau sejumlah sekolah SMP dan SD hari pertama masuk sekolah setelah usai libur kenaikan kelas dan menugaskan timnya untuk memonitoring Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) tahun ajaran baru. Sukadana, Senin 8 Juli 2024.

Selain itu, Rahadi mengatakan untuk persentase Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) Kayong Utara di tahun 2024, tingkat, Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Dasar (SD) maupun Taman Kanak Kanak (TK), meningkat 20% dari tahun sebelumnya (tahun 2023).

"Kami dari dinas pendidikan telah melakukan monitoring MPLS tahun ajaran baru ini (2024),  menyeluruh di enam kecamatan, saya telah membagi tim, untuk melakukan monitoring di tiap satuan pendidikan tahun pelajaran tahun 2024-2025," kata Kadisdik Rahadi. 

"Alhamdulillah di tahun ini (2024) untuk penerimaan PPDB terkhusus untuk tingkat SD dan SMP maupun TK, di Kabupaten Kayong Utara ada peningkatan kurang lebih 20% dari tahun sebelumnya (2023)," lanjut Rahadi. 

PasaInya, Rahadi menuturkan kenaikan persentase PPDB sekitar 20% tersebut, merupakan meningkatnya pemahaman masyarakat Kabupaten Kayong Utara akan pentingnya pendidikan. 

Hal itu, tentunya sejalan dengan program pendidikan gratis yang diterapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara yang sudah berjalan sekitar 15 tahun. 

"Pendidikan gratis kita di Kabupaten Kayong Utara sudah berjalan 15 tahun, setiap tahunnya selalu meningkat, karena kita selaku dinas pendidikan selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat, untuk bisa menyekolahkan anak-anaknya, sesuai dengan jenjang," tuturnya.

Rahadi juga menambahkan Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara selain menggratiskan biaya pendidikan, Dirinya juga mengataka Kabupaten Kayong Utara melalui dinas pendidikan memberikan bantuan baju (seragam sekolah) siswa SD maupun SMP. 

"Saya selaku kepala dinas, meminta seluruh masyarakat di Kabupaten Kayong Utara, untuk bisa mengantarkan anak-anaknya, untuk mengikuti pendidikan sesuai dengan jenjangnya karena pemerintah sudah 15 tahun ini, tetap memberikan pendidikan gratis, yang mana kita selaku orang tua hanya dituntut untuk mengantarkan anak-anaknya ke satuan-satuan pendidikan di kayong utara," pungkas Rahadi. (Ink/B)

INSTAGRAM FEED