Budi Utomo Tanggapi Pemotongan Jalan Kabupaten Di Samping SMKN 1 Sukadana

Budi Utomo Tanggapi Pemotongan Jalan Kabupaten Di Samping SMKN 1 Sukadana

Media CenterKU - Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kayong Utara, Budi Utomo menanggapi kejadian pemotongan jalan yang berstatus jalan Kabupaten di Samping SMKN 1 Sukadana yang sempat heboh pemberitaan beberapa waktu yang lalu. 

Menurut keterangan Budi Utomo, terkait kejadian tersebut memang warga yang bersangkutan tidak ada konfirmasi sebelumnya ke Dinas PUPR Kabupaten Kayong Utara, diakuinya Pihak Dinas PUPR mendapatkan informasi dari warga sekitar setelah kejadian pemotongan (pengrusakan) jalan tersebut. 

"Terkait adanya pembelahan jalan samping SMKN 1 Sukadana pada tanggal 7 Maret 2024, saya (Budi Utomo) mendapatkan informasi dari warga kompleks samping SMKN bahwa mereka telah mengambil langkah membuat sodetan paret yang membelah jalan Paret Timur menuju SMKN untuk mengeluarkan genangan air di kompleks pasca Hujan," tutur Budi Utomo. Sukadana, Selasa 26 Maret 2024.

"adanya kejadian tersebut, kebetulan saya ada kegiatan diluar daerah, saya minta pada bidang Bina Marga meninjau ke lokasi kejadian," imbunya. 

Ditambahkan Budi, dengan adanya pemotongan jalan oleh warga yang bersangkutan itu yang dimaksud untuk pembuatan sodetan tersebut, Budi Utomo menilai memang bisa mengganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan. 

Dampak lain yang dikhawatirkan, Plt Kadis PUPR itu menuturkan jika terjadi hujan deras akan terjadi banjir karena ada aliran air untuk lebih cepat masuk melalui sodetan tersebut. 

"Kebetulan hasil temuan di lokasi dengan adanya sodetan paret yg membelah jalan tersebut, tentu menimbulkan dampak yg pertama transportasi masyarakat dari jalan Parit Timur ke Jalan Bhayangkara mengalami kendala, kemudian yang kedua yang kami khawatirkn juga jika hujan turun cukup deras ada kemungkinan air dari parit akan berbalik masuk ke komplek," ujarnya. 

Namun, keterangan lanjutan dari Budi Utomo bahwa saat ini, Dinas PUPR tengah mengkaji untuk segera dilakukan penanganan terkait pemotongan jalan/sodetan yang dibuat warga tersebut. Terutama untuk pencegahan banjir ketika masuk musim hujan kedepannya jika belum ditangani segera. 

"Kami juga sudah berdiskusi langkah-langkah teknis yang tepat dan terukur untuk menentukan langkah penanganannya. Dengan segera agar aktivitas warga tidak terganggu serta antisipasi dampak banjir ketika hujan turun. kami PUPR sudah laporkan kepada pimpinan kami, arahan pimpinan saat ini yg terpenting untuk segera ditangani adalah kepentingan masyarakat umum agar tidak terganggu aktifitasnya," tuturnya Kembali. 

"Untuk warga yang bersangkutan sudah kami konfirmasi, warga tersebut siap bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan jalan yg telah di belah," pungkas Budi Utomo. (Ink/B)