132 CPNS KKU Terima SK

132 CPNS KKU Terima SK

Kayong Utara, InfoPublik - Sebanyak 132 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Kayong Utara formasi tahun 2018 menerima Surat Keputusan (SK), yang secara simbolis diserahkan oleh Bupati Kayong Utara Citra Duani, di Istana Rakyat (Pendopo Bupati), Selasa (5/3).

Mengingat proses perekrutan CPNS yang cukup panjang dan berat, serta proses kelulusan yang tanpa ada campur tangan orang lain dan lulus dengan murni, pada kesempatan tersebut, Bupati berikan ucapan selamat kepada CPNS yang menerima SK.

“Maka sudah selayaknya saya ucapkan selamat kepada para CPNS yang hari ini menerima SK dan laksanakanlah tugas ini dengan sebaik-baiknya serta penuh tanggungjawab " ucap Bupati dalam sambutannya.

Citra berpesan kepada para CPNS agar benar-benar mengaplikasikan ilmunya dalam bekerja, serta melayani masyarakat Kayong Utara dengan baik.

“Saya juga berpesan kepada semua CPNS, khususnya guru maupun tenaga medis agar mengaplikasikan ilmunya dan melayani masyarakat dengan baik, karena kita adalah pelayan masyarakat, dan semua tugas yang kita emban ini adalah untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," pesan Bupati sebelum menyerahkan SK kepada CPNS.

Bupati juga ingatkan kepada para CPNS agar tidak menggunakan jasa joki untuk mengurus kenaikan pangkat, karena proses kenaikan pangkat itu harus dilakukan langsung oleh yang bersangkutan, sehingga yang bersangkutan mengetahui proses jalannya kenaikan pangkatnya.

"Dan apabila ada PNS yang menggunakan jasa joki dalam proses kenaikan pangkat, maka PNS tersebut telah merugikan PNS yang lain," tegas bupati.

Hal itu diungkapkan bupati sekadar untuk mengingatkan para CPNS yang saat ini baru menjadi PNS, dan bupati mengingatkan bahwa penggunaan jasa joki dalam proses kenaikan pangkat PNS, melanggar hukum.

"Yang mana mereka mengurus kenaikan pangkatnya empat tahun baru bisa naik pangkat sedangkan yang mengunakan jasa joki hanya dua tahun setengah saja sudah bisa naik pangkat, apabila hal ini masih dilakukan maka ini bisa termasuk dalam kategori pungli sehingga bisa dibawa ke ranah hukum," kata bupati mengingatkan. (Mckabkayongutara/ zall/norita/toeb)

...

BAGIKAN KE

Komentar