Tentara Kubilai Khan Pernah Singgah di Karimata

Tentara Kubilai Khan Pernah Singgah di Karimata

Kayong Utara, InfoPublik - Penyerangan tentara Mongol dipimpin Kubilai Khan, ke Singhasari atau Singosari, Jawa Timur, pada abad ke-13 telah ditemukan jejaknya di Pulau Serutu dan Pulau Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Bukti kuat pasukan tersebut pernah singgah di Kepulauan Karimata, ada pada Prasasti Batu yang terdapat di Pasir Kapal dan Pasir Cina Dusun Serutu.

Batu yang bertuliskan huruf Cina kuno itu, berhasil diterjemahkan Peneliti Balai Arkeologi Banjarmasin Imam Hindarto, Menurutnya, untuk meneliti tulisan tersebut dia meminta bantuan temannya yang berada di Perancis.

“Banyak tulisannya yang sudah usang dan tidak terbaca, namun ada tulisan yang sangat jelas di batu tersebut, yang sangat besar yakni menyebutkan negara Yuan,” jelasnya.

Keterangan lain tertera di batu bertulis tersebut juga menyebutkan kendaraan, waktu, dan juga nama yang diutus.

"Dibatu itu selain bertulis Bangsa Yuan, juga menyebutkan Kapal, juga penanggalan atau waktu saat mereka berada di sini, namun sayangnya, siapa nama yang diutus tulisannya sudah aus, tak terbaca lagi " kata Imam melanjutkan ceritanya.

Imam juga meyakini data sejarah yang ia temui di dusun Serutu tersebut cukup konkret, setelah disesuaikan dengan catatan-catatan china. "Ya setelah saya dapat terjemahan dari tulisan di batu ini, saya kemudian mencocokan dengan catatan-catatan yang ditulis beberapa sumber, dan ternyata isinya sama," ujar Imam.

Namun diakui Imam, ada perbedaan penyebutan nama tempat di catatan tersebut, yang mana pada catatan yang di terbitkan Tiongkok, para tentara Mongol tersebut, sebelum menyerang Singosari terlebih dahulu singgah di Pulau Gelam.

"Kalau menurut catan Tiongkok, Sin Be sebelum menyerang Singosari, pasukan itu singgah dulu ke Pulau Gelam, yang ada di Bangka Belitung, namun kita menemukan bukti prasastinya di sini, jadi tidak mungkin Pulau Gelam yang dimaksud itu di Bangka Belitung, pasti yang di maksud Pulau Gelam itu di sini, Pulau Serutu," ungkap Imam.

(Mc. Kab KayongUtara/Julizal/ norita)

BAGIKAN KE

Komentar